Orangtua adalah role model bagi anak dalam hal kejujuran. Orangtua juga pelatih utama bagi anak untuk berkata jujur. Sedini mungkin kita latih anak untuk berkata jujur. Berikut adalah beberapa cara melatih anak berkata jujur:
1. Berkata yang sebenarnya tentang keadaan diri. Dimulai dari diri orangtua terlebih dahulu,misalnya Anda tidak berpuasa, katakanlah mengapa tidak berpuasa, tidak perlu berbohong. Anak-anak adalah makhluk yang bila diberi penjelasan akan mengerti. Mereka hanya perlu informasi lengkap. Nah, setelah itu latih anak Anda berkata jujur tentang keadaan mereka. Dan bila yang dikatakan mereka adalah hal yang tidak baik, misalnya nilai tidak bagus, bertengkar dengan teman, jangan langsung menghakimi mereka. Biarkan mereka dengan nyaman menceritakan yang sebenarnya. Bila anak merasa tidak aman maka anak akan berkata tidak jujur. Mereka berpikir daripada dimarahi oleh orangtuanya lebih baik tidak jujur saja.
2. Selaraskan perkataan dengan perbuatan. Seorang mama berkata pada anaknya: "Nak, nanti kalau ada tamu datang bilang mama lagi keluar ya." (padahal sang mama sedang ada dirumah). Dari perbuatan mamanya ini si anak melihat mamanya tidak melakukan seperti yang diucapkannya. Dari sinilah anak belajar berkata tidak jujur. Lama kelamaan hal ini akan menjadi kebiasaan dan pada akhirnya menjadi karakter.
3. Konsisten menepati janji. Bila Anda berkata kepada anak 'besok' akan pergi berenang maka pergilah berenang 'besok'. Jangan menunda-nunda menepati janji Anda dari besok ke besok. Bila bulan depan, tepatilah bulan depan. Tepati janji-janji Anda dan anak akan belajar menjadi orang yang menepati janji pula. Anak tegas dan tidak plin plan karena belajar dari orangtua yang konsisten.
-Coach Runa-



Tidak ada komentar:
Posting Komentar